Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

9 Summers 10 Autumn (Kisah Inspirasi)

9 Summers 10 Autumn Kisah tentang Anak Supir Angkot yang Jadi Direktur di New York

Kisah ini berawal dari anak muda bernama Iwan Setyawan. Ia lahir di tahun 1974 dari desa udik di pinggiran kota Malang. Ayahnya hanya sopir angkot, dengan penghasilan yang amat pas-pasan. Ibunya hanya ibu rumah tangga biasa, yang tak kenal letih membesarkan dan mendidik anak-anaknya dengan penuh kesederhanaan.

Iwan menghabiskan masa kecil dan remajanya dalam hidup yang serba muram : lantai rumahnya hanyalah tanah tanpa tembok, ia harus berjualan makanan saat remaja demi menyambung biaya sekolahnya; dan ibu-nya berkali-kali menggadaikan apa yang ia punya hingga tandas. Semua demi menyambung hidup, demi membiayai pendidikan anak-anaknya.

Ia lalu menebus lelakon hidup yang muram itu dengan ketekunan belajar yang luar biasa : tak kenal letih ia belajar ditemani lampu petromaks yang kian redup. Ia meretas prestasi yang mengesankan saat SMA, hingga ia mendapat PMDK untuk kuliah di jurusan Statistik, IPB Bogor. Dari sinilah, pelan-pelan tirai hidup yang lebih terang disibak.

Selulus dari IPB, ia diterima bekerja di Nielsen Company, Jakarta : sebuah perusahaan riset pemasaran global yang ternama. Lantaran prestasi kerjanya yang mencorong, ia kemudian di-tugaskan untuk bekerja di kantor pusat Nielsen di New York. Selama 10 tahun ia berkelana di Manhattan, hingga mendudukup posisi Director, Client Management Nielsen Global Co.

Ada tiga serpihan pelajaran yang bisa di-ringkus dari kisah anak muda ini (yang kemudian ia tuliskan dalam novel realisme yang memukau berjudul 9 Summers 10 Autumns : Dari Kota Apel ke the Big Apple).

Lesson # 1 : Education is the best investment in your life. Kisah mas Iwan menghadirkan semangat ini dengan nyaris sempurna. Ia tak akan mungkin mendapatkan PMDK ke IPB kalau prestasi belajar SMA-nya abal-abal. Dan ia juga bisa diterima di Nielsen lantaran bekal sarjana statistik dari kampus IPB.

Yang mengesankan adalah ketika ia bertekad menebus kemiskinannya itu dengan spirit belajar yang luar biasa : sejak ia sekolah SD hingga tamat kuliah, ia tak kenal lelah membaca buku-buku pelajaran/kuliah yang ia tekuni.

Lesson # 2 : Your Mother is Your Source of Success. Dari kisah yang dinarasikan dengan indah oleh mas Iwan, kita bisa melihat betapa besar peran ibu dia dalam mendidik anak-anaknya (Iwan adalah anak ketiga dari lima bersaudara; dan semua kakak adiknya relatif sukses).
Meski ibunya hanya menempuh pendidikan SD, namun ia menunjukkan talenta kecerdasaran ibu yang luar biasa : mengajarkan begitu banyak tentang ketegaran hidup, tentang etos ketekunan, dan juga tentang keikhlasan merajut nasib.
Kelak ketika sudah menjadi eksekutif di kota New York, Iwan suka mengenang masa-masa kecilnya yang serba kekuarangan, mengenang ibunya yang harus menjual piring demi sesuap nasi dan biaya sekolah anak-anaknya.
Sambil memandang butiran salju dari jendela apartemennya di Manhattan, air mata anak muda itu sering luruh : ia selalu terkenang dengan kegigihan ibunya yang tak kenal lelah.
(Sebelum melanjutkan membaca, silakan diminum lagi kopi hangatnya…..sambil mengenang betapa besar perjuangan Ibu Anda dalam mendidik anak-anaknya, termasuk Anda).

Lesson # 3 : Alumni Connection is Important Too. Iwan adalah lulusan IPB, dan jaringan alumni mereka yang tersebar dimana-mana itu (termasuk di Nielsen Co) sedikit banyak berperan dalam karir yang ia rajut.
Begitulah : kita mengenal adanya UI Connection, ITB Connection, IPB ataupun UGM Connection. Kuliah di kampus terkemuka memang bukan hanya dapat mutu; namun yang mungkin lebih penting adalah ini : jaringan alumni mereka yang tersebar dimana-mana (dan setiap saat mau membantu adik alumninya yang baru lulus).
Demikianlah, tiga serpihan pelajaran yang bisa kita petik dari perjalanan hidup mas Iwan Setyawan. Novelnya yang inspiratif ini menjadi best seller, dan sebentar lagi akan di-film-kan dengan judul “9 Summers 10 Autumns”.

9 Summers 10 Autumn



Sebuah novel memoar berjudul 9 Summers 10 Autumns, Dari Apel ke The Big Apple diangkat ke layar lebar. Novel cerita adaptasi perjalanan hidup sang penulis Iwan Setyawan, pemuda asal Batu. Sama dengan novel Laskar Pelangi dan Negeri Lima Menara, novel Iwan termasuk salah satu novel terlaris.

"Kisah Iwan menjadi sumber inspirasi," kata produser film, Edwin Nazir, Ahad, 9 September 2012. Film ini digarap sutradara peraih penghargaan terbaik Festival Film Indonesia 2012, Ifa Isfansyah. Dibintangi Iksan Idol, Alex Komang, dan Dewi Irawan, pengambilan gambar berlangsung di Batu sejak awal September hingga 23 September 2012. Iksan memerankan Iwan, sedangkan Alex Komang dan Dewi Irawan memerankan kedua orang tua Iwan.

"Perjalanan hidup Iksan punya kisah yang sama. Agar lebih menjiwai," katanya. Sejumlah seniman asal Batu dan Malang juga beradu akting bersama ketiga pemeran utama itu. Tak hanya di Batu dan Malang, proses pengambilan film juga dilakukan di New York. Rencananya, film inspiratif ini mulai ditayangkan di bioskop Desember 2012 mendatang. Sejumlah pemain film juga merupakan warga Malang dan Batu.

Alex Komang mengaku langsung tertarik setelah membaca naskah film yang disodorkan. Tak perlu pikir panjang, ia langsung menerima tawaran bermain sebagai Hasyim, ayah Iwan. Dibutuhkan waktu selama sepekan untuk mengenal sosok Hasyim, sopir angkutan umum. "Menginap dan berinteraksi dengan tokoh yang saya perankan," kata Alex.

Film ini, menurut Alex, merupakan penyegaran karena selama ini bioskop dijejali dengan film bergenre horor dan seks. Ia berharap film ini menjadi sumber inspirasi keluarga di Indonesia. "Jika negara tak menginspirasi, saatnya masyarakat yang memberi inspirasi negara," ujarnya.

Film bercerita kisah hidup Iwan Setyawan, anak sopir angkutan umum asal Batu. Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan niat Iwan meraih pendidikan tinggi. Ia berjuang keras untuk bersekolah hingga kuliah jurusan statistik di Institut Pertanian Bogor. Hidup di rumah kecil tanpa memiliki kamar, memotivasinya untuk memiliki kamar sendiri. Usai menuntaskan pendidikan, ia merantau ke Jakarta.

Anak lelaki dari lima bersaudara ini berhasil mencapai puncak karir sebagaiDirector, Internal Client Management di Nielsen Consumer Research di New York. Namun, ia justru memilih kembali ke kampung halaman di Batu. Menjadi motivator dan menginspirasi anak-anak Indonesia.

Sinopsis BREAKING DAWN - PART 2

Masih berhubungan sama dunia Novel dan Film, setelah kemarin kita bahas tentang "Sinopsis The Casual Vacancy", kali ini giliran BREAKING DAWN - PART 2 yang akan kita kupas sama-sama.


Bella (Kristen Stewart) melahirkan seorang putri bernama Renesmee, setelah ibu nya Renee, dan ibu adopsi Edward (Robert Pattinson), Esme. Jacob (Taylor Lautner) melindungi anak dan orang tua baru tersebut dari wujud serigalanya

Saat Volturi mengetahui tetang Renesmee, mereka berasumsi bahwa keluarga Cullen telah merusak hukum vampir dan menciptakan hukum baru dengan mengubah seorang anak manusia menjadi anak vampir. 

Alice memiliki penglihatan bahwa Volturi akan datang membunuh mereka semua, dan tidak ada alasan yang kuat untuk mereka bertahan. Keluarga Cullen memanggil teman-teman vampir dari seluruh dunia untuk mengetahui keberadaan Renesmee sehingga mereka dapat membuktikan bahwa ia adalah manusia/keturunan vampir.

Saat Alice dan Jasper menghilang, keluarga Cullend mengkhawatirkan yang terburuk dan mempersiapkan diri mereka untuk sebuah perang.

BREAKING DAWN - PART 2
BREAKING DAWN - PART 2

Laskar Pelangi Diangkat ke Film Hollywood

Setelah sukses memukau penonton Indonesia, film Laskar Pelangi kembali menorehkan prestasi. Film yang diadaptasi dari novel karya Andrea Hirata itu akan diproduksi ulang oleh Brad Pitt's Company milik aktor Hollywood Brad Pitt yang juga memproduksi film Eat Pray Love. 
"Saya sangat terkejut ketika mendapatkan kabar ini. Saya tidak menyangka, karya saya dapat memikat Hollywood. Ketika saya menerima email itu dari manajemen internasional saya di Amerika, saya pikir ini adalah berita besar bagi Indonesia, amazing!" tutur Andrea Hirata di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pria yang meraih gelar master di sebuah perguruan tinggi di Inggris ini bahkan tak menyangka bahwa karyanya akan diapresiai sejauh ini. Ia merasa bahwa dirinya hanyalah putra daerah yang tak pernah bermimpi untuk menjadi seorang penulis yang karyanya akan difilmkan di Hollywood. 

Laskar Pelangi Diangkat ke Film Hollywood
“Kadang saya berpikir, saya ini hanya anak kampung yang cuma punya mimpi. Saya cuman modal keyakinan dan kini saya tahu bahwa saya telah membawa nama Indonesia ke Hollywood,” katanya.

Menurut Andrea, rencanan ini telah disetujui oleh poduser dan sutradara yang terdahulu Mira Lesmana dan Riri Riza yang telah memberikan izin pada pihak Hollywood untuk membuat ulang film fenomenal, Laskar Pelangi.

"Mira dan Riri juga sudah menyetujuinya, ini langkah besar, manajemen saya sedang mengurus kontraknya," ujarnya. “Saya berharap Pemerintah mengapresiasi para penulis agar dapat menghasilkan karya yang mampu bersaing,” katanya. (Rere Kumampung; yahoo) 

The Avenger - Film Super Hero

The Avangers merupakan Film Super Hero terbaru produksi Marvell. Film yang direncakan akan dirilis pada tahun 2012 ini melibatkan sedertan bintang Hollywood yang sudah tidak dapat diragukan lagi totalitasnya dalam berakting, seperti Ribert Downey Jr. , Chriss Evans, Samuel L Jackson dan beberapa artis dunia lainnya.

Dalam Film yang bertemakan futuristik ini, Marvels mencoba menyatukan seluruh superhero yang pernah bernaung dalam produksinya dalam sebuah setting yang dikemas secara dinamis dan estetis, Sebut saja ironman, HULK, Captain America, Loki, Black Widow dan lain sebaginya. Superhero - seperhero itu sendiri digambarkan mempunyai sebuah konektifitas bawah sadar yang secara tidak langsung menghubungkan kehidupannya dengan kehidupan super hero lainnya.

Dalam pemutaran perdananya yang terjadi pada 11 April 2012 di El Capital Thetare di California, United Stated Of America, The Avanger telah mengantongi lebih dari 1 juta dollar, sekaligus menjadi film pertama berpenghasilan terbesar yang pernah di putar di California.




The Avangers


Fil ini berkisah tentang sebuah kekuatan dahsyat yang mengancam ketenangan seluruh umat manusia. Pasukan kegelapan yang dipimpin oleh Asgardian Loki merencanakan sebuah rencana jahan untuk menghancurkan bumi. Tim S.H.I.E.L.D mengutus The Avangers untuk melawan kekuatan jahat tersebut.

TRAILER FILM AVANGERS






Mari berharap semoga The Avangers - Film SuperHero 2012 terbaru bisa segera rilis di bioskop-bioskop seluruh Indonesi, untuk memotivasi sineas-sineas muda Indonesia dalam berkarya.

Cara Membuat Film Kartun

http://3.bp.blogspot.com/_bpWpTy1hH-A/Sa9nF566fVI/AAAAAAAAABs/4c_Ao3da-jU/s400/bakti.jpg
Animasi merupakan sutu teknik yang banyak sekali dipakai di dalam dunia film dewasa ini, baik sebagai suatu kesatuan yang utuh, bagian dari suatu film, maupun bersatu dengan film live. Dunia film sebetulnya berakar dari fotografi, sedangkan animasi berakar dari dunia gambar, yaitu ilustrasi desain grafis (desain komunikasi visual). Melalui sejarahnya masing-masing, baik fotografi maupun ilustrasi mendapat dimensi dan wujud baru di dalam film live dan animasi.
Dapat dikatakan bahwa animasi merupakan suatu media yang lahir dari dua konvensi atau disiplin, yaitu film clan gambar. Untuk dapat mengerti clan memakai teknik animasi, kedua konvensi tersebut harus dipahami dan dimengerti.

Film, biasa dipakai untuk merekam suatu keadaan, atau mengemukakan sesuatu. Film dipakai untuk memenuhi suatu kebutuhan umum, yaitu mengkomunikasikan suatu gagasan, pesan atau kenyataan. Karena keunikan dimensinya, clan karena sifat hiburannya, film telah diterima sebagai salah satu media audio visual yang paling popular dan digemari. Karena itu juga dianggap sebagai media yang paling efektif.


Cara Membuat Film Kartun

Untuk dapat mempergunakan media film ada dua masalah pokok yang harus dihadapi, yaitu masalah teknis film clan masalah teknik mengemukakan sesuatu denga film atau biasa disebut teknik presentasi. Demikian juga dengan hal yang harus diketahui di dalam film animasi, yaitu masalah teknik animasi, dan masalah teknik mengkomunikasikan sesuatu dengan teknik animasi. Sering perkataan teknik berkomunikasi lebih akrab dikatakan seni berkomunikasi.

Di dalam kenyataannya memang hal ini sangat erat hubungannya dengan berbagai bidang kegiatan seni, baik visual maupun verbal atau teateral. Bagi seorang perencana komunikasi, kegiatan ini sangat penting dimengerti. Seorang pembuat film akan mengahadapi masalah teknik membuat film dan seni membuat film.

Semua hal yang tertulis di dalam pembahasan ini, bukanlah suatu batasan, melainkan suatu cara melihat dan ringkasan permasalahan yang harus dikembangkan.

Asal Mula Teknik Film Animasi

Keinginan manusia untuk membuat gambar atau santiran (image) yang hidup dan bergerak sebagai pantara dari pengungkapan (expression) mereka, merupakan perwujudan dari bentuk dasar animasi yang hidup berkembang. Kata animasi itu sendiri sebenarnya penyesuaian dari kata animation, yang berasal dari kata dasar to animate, dalam kamus umum Inggris-Indonesia berarti menghidupkan (Wojowasito 1997). Secara umum animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, menggerakkan benda mati; Suatu benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak, atau hanya berkesan hidup.

Sebenarnya, sejak jaman dulu, manusia telah mencoba menganimasi gerak gambar binatang mereka, seperti yang ditemukan oleh para ahli purbakala di gua Lascaux Spanyol Utara, sudah berumur dua ratus ribu tahun lebih; Mereka mencoba untuk menangkap gerak cepat lari binatang, seperti celeng,bison atau kuda, digambarkannya dengan delapan kaki dalam posisi yang berbeda dan bertumpuk (Hallas and Manvell 1973:23).

Orang Mesir kuno menghidupkan gambar mereka dengan urutan gambar-gambar para pegulat yang sedang bergumul, sebagai dekorasi dinding. Dibuat sekitar tahun 2000 sebelum Masehi (Thomas 1958:8)

Lukisan Jepang kuno memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, dengan menggelarkan gulungan lukisan, dibuat pada masa Heian(794-1192) (ensiklopedi Americana volume 19, 1976). Kemudian muncul mainan yang disebut Thaumatrope sekitar abad ke 19 di Eropa, berupa lembaran cakram karton tebal, bergambar burung dalam sangkar, yang kedua sisi kiri kanannya diikat seutas tali, bila dipilin dengan tangan akan memberikan santir gambar burung itu bergerak (Laybourne 1978:18).

Hingga di tahun 1880-an, Jean Marey menggunakan alat potret beruntun merekam secara terus menerus gerak terbang burung, berbagai kegiatan manusia dan binatang lainnya. Sebuah alat yang menjadi cikal bakal kamera film hidup yang berkembang sampai saat ini. Dan di tahun 1892, Emile Reynauld mengembangkan mainan gambar animasi ayng disebut Praxinoscope, berupa rangkaian ratusan gambar animasi yang diputar dan diproyeksikan pada sebuah cermin menjadi suatu gerak film, sebuah alat cikal bakal proyektor pada bioskop (Laybourne 1978:23).

Kedua pemula pembuat film bioskop, berasal dari Perancis ini,dianggapsebagai pembuka awal dari perkembangan teknik film animasi(Ensiklopedi AmericanavoLV1,1976:740)

Sepuluh tahun kemudian setelah film hidup maju dengan pesat-nya di akhir abad ke 19. Di tahun 1908, Emile Cohl pemula dari Perancis membuat film animasi sederhana berupa figure batang korek api. Rangkaian gambar-gambar blabar hitam(black-line) dibuat di atas lembaran putih, dipotret dengan film negative sehingga yang terlihat figur menjadi putih dan latar belakang menjadi hitam.

Sedangkan di Amerika Serikat Winsor McCay (lihat gambar disamping) membuat film animasi “Gertie the Dinosaur” pada tahun 1909. Figur digambar blabar hitam dengan latar belakang putih. Menyusul di tahun-tahun berikutnya para animator Amerika mulai mengembangkan teknik film animasi di sekitar tahun 1913 sampai pada awal tahun 1920-an; Max Fleischer mengembangkan “Ko Ko The Clown” dan Pat Sullivan membuat “Felix The Cat”. Rangkaian gambar-gambar dibuat sesederhana mungkin, di mana figure digambar blabar hitam atau bayangan hitam bersatu dengan latar belakang blabar dasar hitam atau dibuat sebaliknya. McCay membuat rumusan film dengan perhitungan waktu, 16 kali gambar dalam tiap detik gerakan.

Fleischer dan Sullivan telah memanfaatkan teknik animasi sell, yaitu lembaran tembus pandang dari bahan seluloid (celluloid) yang disebut “cell”. Pemula lainnya di Jerman, Lotte Reineger, di tahun 1919 mengembangkan film animasi bayangan, dan Bertosch dari Perancis, di tahun 1930 membuat percobaan film animasi potongan dengan figure yang berasal dari potongan-potongan kayu. Gambar berikut adalah tokoh “Gertie The Dinosaurs”, dan “Felix the Cat”

George Pal memulai menggunakan boneka sebagai figure dalam film animasi pendeknya, pada tahun 1934 di Belanda. Dan Alexsander Ptushko dari Rusia membuat film animasi boneka panjang “The New Gulliver” di tahun 1935.

Di tahun 1935 Len Lye dari Canada, memulai menggambar langsung pada film setelah memasuki pembaharuan dalam film berwarna melalui film”Colour of Box”. Perkembangan Teknik film animasi yang terpenting, yaitu di sekitar tahun 1930-an. Dimana muncul film animasi bersuara yang dirintis oleh Walt Disney dari Amerika Serikat, melalui film”Mickey Mouse”, “Donald Duck” dan ” Silly Symphony” yang dibuat selama tahun 1928 sampai 1940.

Pada tahun 1931 Disney membuat film animasi warna pertama dalam filmnya “Flower and Trees”. Dan film animasi kartun panjang pertama dibuat Disney pada tahun 1938, yaitu film “Snow White and Seven Dwarfs”.

Demikian asal mula perkembangan teknik film animasi yang terus berkembang dengan gaya dan ciri khas masing-masing pembuat di berbagai Negara di eropa, di Amerika dan merembet sampai negaranegara di Asia. Terutama di Jepang, film kartun berkembang cukup pesat di sana, hingga pada dekade tahun ini menguasai pasaran film animasi kartun di sini dengan ciri dan gayanya yang khas.

Sikap Asas Film Animasi

Film animasi berasal dari dua disiplin, yaitu film yang berakar pada dunia fotografi dan animasi yang berakar pada dunia gambar. Kata film berasal dari bahasa inggris yang telah di Indonesiakan, maknanya dapat kita lihat pada kamus umum Bahasa Indonesia:

“1 barang tipis seperti selaput yang dibuat dari seluloid empat gambar potret negative (yang akan dibuat potret atau dimainkan dalam bioskop); 2 lakon (cerita) gambar hidup;” (Poerwadarminfa 1984)

Secara mendasar pengertian film yang menyeluruh sulit dijelaskan. Baru dapat diartikan kalau dilihat dari konteksnya; misalnya dipakai untuk potret negatif atau plat cetak, film mengandung pengertian suatu lembaran pita seluloid yang diproses secara kimia sebelum dapat dilihat hasilnya; atau yang berhubungan dengan cerita atau lakon, film mengandung pengertian sebagai gambar hidup atau rangkaian gambar-gambar yang bergerak menjadi suatu alur cerita yang ditonton orang, bentuk film yang mengandung unsur dasar cahaya, suara dan waktu.

Sedangkan pengertian animasi secara khusus dapat kita simak pada ensiklopedi “Americana”:

“Animated, a motion picture consisting of series of invidual hand-drawn sketches, in which the positions or gestures of the figures are varied slightly from one sketch to another. Generally, the series is film and, when projected on screen, suggest that figures are moving” (Encyclopedia Americana vol. V1,1976).

Teknik film animasi, sperti halnya film hidup, dimungkinkan adanya perhitungan keceaptan film yang berjalan berurutan antara 18 sampai 24 gambar tiap detiknya.

Gambar yang diproyeksikan ke layar sebetulnya tidak bergerak, yang terlihat adalah gerakan semu, terjadi pada indra kita akibat perubahan kecil dari satu gambar ke gambar yang lain, adanaya suatu fenomena yang terjadi pada waktu kita melihat, disebut Persistence of Vision, sehingga menghasilkan suatu ilusi gerak dari pandangan kita.

Berbeda dengan film hidup, gambar diambil dari pemotretan obyek yang bergerak, lalu dianalisis satu persatu menjadi beberapa gambar diam pada tiap bingkai pita seluloid.

Sedangkan film animasi, gerak gambar diciptakan dengan menganalisis gambar per gambar atau kerangka demi kerangka oleh animator, lalu direkam gambar demi gambar atau gerak demi gerak dengan menggunakan kamera stop-frame, kamera yang memakai alat mesin penggerak frame by frame, yaitu alat penggerak pita seluloid bingkai per bingkai, dengan perhitungan waktu untuk tiap satu detik dibutuhkan 24 bukaan bingkai kamera untuk merekam gambar, gerak ke pita seluloid.

Beberapa Jenis Teknik Film Animasi

Berdasarkan materi atau bahan dasar obyek animasi yang dipakai, secara umum jenis teknik film animasi digolongkan dua bagian besar, film animasi dwi-matra (flat animation) dan film animasi trimatra(object animation).

Film animasi Dwi-matra (flat animation)

Jenis film animasi ini seluruhnya menggunakan bahan papar yang dapat digambar di atas permukaannya. Disebut juga jenis film animasi gambar, sebab hamper semua obyek animasinya melalui runtun kerja gambar. Semua runtun kerja jenis film animasi ini dikerjakan di atas bidang datar atau papar.

Beberapa jenis film animasi dwi-matra adalah:

a. Film animasi sel(Cel Technique)

Jenis film animasi ini merupakan teknik dasar dari film animasi kartun (cartoon animation). Teknik animasi ini memanfaatkan serangkaian gambar yang dibuat di atas lembaran plastic tembus pandang, disebut sel.

Figur animasi digambar sendiri-sendiri di atas sel untuk tiap perubahan gambar yang bergerak, selain itu ada bagian yang diam, yaitu latar belakang (background), dibuat untuk tiap adegan, digambar memanjang lebih besar daripada lembaran sel.

Lembaran sel dan latar diberi lobang pada salah satu sisinya, untuk dudukan standar page pada meja animator sewaktu di gambar, dan meja dudukan sewaktu dipotret.

b. Penggambaran langsung pada film

Tidak seperti pada film animasi lainnya, jenis film animasi ini menggunakan teknik penggambaran obyek animasi dibuat langsung pada pita seluloid baik positif atau negative, tanpa melalui runtun pemotretan kamera stop frame, untuk suatu kebutuhan karya seni yang bersifat pengungkapan. Atau yang bersifat percobaan, mencari sesuatu yang baru.

Film Animasi Tri-matra (Object Animation)

Secara keseluruhan, jenis film animasi tri-matra menggunakan teknik runtun kerja yang sama dengan jenis film animasi dwi-matra, bedanya obyek animasi yang dipakai dalam wujud tri-matra. Dengan memperhitungkan karakter obyek animasi, sifat bahan yang dipakai, waktu, cahaya dan ruang.

Untuk mengerakkan benda tri-matra, walaupun itu mungkin, tapi cukup sulit untuk melaksanakannya, karena sifat bahan yang dipakai mempunyai ruang gerak yang terbatas. Tidak seperti jenis., film animasi gambar, bebas melakukanberbagai gerakan yang diinginkan.

Berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan, termasuk dalam jenis film animasi ini adalah :

a. Film Animasi Boneka (Puppet Animation)

Obyek animasi yang dipakai dalam jenis film animasi ini adalah boneka dan figur lainnya, merupakan penyederhanaan dari bentuk alam benda yang ada, terbuat dari bahan-bahan yang mempunyai sifat lentuk (plastik) dan mudah untuk digerakkan sewaktu melakukan pemotretan bingkai per bingkai, seperti bahan kayu yang mudah ditatah atau diukir, kain, kertas, lilin, tanah lempung dan lain-lain, untuk dapat menciptakan karakter yang tidak kaku dan terlalu sederhana.

b. Film Animasi Model

Obyek animasi tri-matra dalam jenis film ini berupa macammacam bentuk animasi ayng bukan boneka dan sejenisnya, seperti bentuk-bentuk abstark; balok, bola, prisma, piramida, silinder, kerucut dan lain-lain. Atau bentuk model, percontohan bentuk dari ukuran sebenarnya, seperti bentuk molekul dalam senyawa kimia, bola bumi.

Bentuk obyek animasi sederhana, penggunaannya pun tidak terlalu rumit dan tidak banyak membutuhkan gerak, bahan yang dipakai terdiri dari kayu, plastic keras dan bahan keras lainnya yang sesuai denga sifat karakter materi yang dimiliki, tetapi tidak berarti bahan lentuk tidak dipakai.

Disebut juga film animasi non-figur, karena keseluruhan cerita tidak membutuhkan tokoh atau figure lainnya. Jenis film Teknik yang memanfaatkan lembaran sel merupakan suatu pertimbangan penghematan gambar, dengan memisahkan bagian dari obyek animasi yang bergerak, dibuat beberapa gambar sesuai kebutuhan; dan bagian yang tidak bergerak, cukup dibuat sekali saja.

c. Film Animasi Potongan (Cut-out Animation)

Jenis film animasi ini, termasuk penggunaan teknik yang sederhana dan mudah. Figur atau obyek animasi dirancang, digambar pada lembaran kertas lalu dipotong sesuai dengan bentuk yang telah dibuat, dan diletakkan pada sebuah bidang datar sebagai latar belakangnya. Pemotretan dilakukan dengan menganalisis langsung tiap gerakan dengan tangan, sesuai denagn tuntutan cerita.

Dengan teknik yang sederhana, gerak figur atau obyek animasi menjadi terbatas sehingga karakternyapun terbatas pula. Karakter figur dibuat terpisah, biasanya, terdiri dari tujuh bagian yang berbeda; kepala, leher, badan, dua tangan dan dua kaki. Untuk menggerakkan dan menghidupkan karakter, pemisahan itu bias disesuaikan dengan tuntutan cerita, bisa dibuat kurang dari bagian tadi atau lebih.

d. Film Animasi Bayangan (Silhoutte Animation)

Seperti halnya pertunjukan wayang kulit, jenis film animasi ini menggunakan cara yang hampir sama, figur atau obyek animasi berupa bayangan dengan latar belakang yang terang, karena pencahayaannya berada di belakang layer.

Teknik yang dipakai sama dengan film animasi potongan, yaitu figur digambar lalu dipotong sesuai dengan bentuk yang digambar dan diletakkan pada latar di meja dudukan kamera untuk dipotret. Bedanya di sini, kertas yang dipakai tidak seperti animasi potongan, bahan kertas berwarna atau diberi warna sesuai dengan kebutuhan, sedangkan film animasi bayangan seluruhnya menggunakan bahan kertas berwarna gelap atau warna hitam, baik itu figur atau obyek animasi lainnya.

e. Film Animasi Kolase (Collage Animation)

Yang selalu berhubungan dengan jenis film animasi ini adalah sebuah teknik yang bebas mengembangkan keinginan kita untuk menggerakkan obyek animasi semaunya di meja dudukan kamera. Teknik cukup sederhana dan mudah dengan beberapa bahan yang bisa dipakai; potongan Koran, potret, gambar-gambar, huruf atau penggabungan dari semuanya. Gambar dan berbagai bahan yang dipakai, disusun sedemikian rupa lalu dirubah secara berangsurangsur menjadi bentuk susunan baru, dimana tiap perubahan penempelan dipotret dengan kamera menjadi suatu bentuk film animasi yang bebas.

Perkembangan suatu perusahaan, diagram suatu jaringan dalam tubuh organisme, pembuatan credit title dalam sebuah film cerita dan lain sebagainya.

5. Penggunaan Film Animasi

Penggunaan film animasi sebagai suatu bentuk pantara rupa rungu (audio visual medium), cukup berperan penting dalam menyebarkan pesan atau gagasan yang ingin disampaikan ke masyarakat luas. Film animasi dipakai pada:

1. Televisi komersial; Film animasi digunakan dengan tujuan komersial, seperti film Wan pada televise, sebagai sisipan di antara acara-acara program televise, berupa pesan-pesan pendek kepada pirsawan dan sebagai film hiburan.
2. Bioskop; Film animasi bisa sebagai film cerita panjang, film cerita pendek, dan film sisipan untuk Man pada bioskop.
3. Pelayanan Pemerintah; Film animasi digunakan sebagai film propaganda, film penerangan dan pendidikan.
4. Perusahaan; film animasi digunakan sebagai film hubungan masyarakat (public relations) seperti: film penerangan, film pendidikan dan film propaganda atau film Man pengenalan produk.

Jenis-jenis Animasi

Animasi yang dulunya mempunyai prinsip yang sederhana, sekarang telah berkembang menjadi beberapa jenis, yaitu:
Animasi 2D, Animasi 3D, Animasi tanah Hat (Clay Animation), Animasi Jepang (Anime).

a. Animasi 2D (2 Dimensi)

Animasi ini yang paling akrab dengan keseharian kita. Biasa juga disebut dengan film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata Cartoon, yang artinya gambar yang lucu. Memang, film kartun itu kebanyakan film yang lucu. Contohnya banyak sekali, baik yang di TV maupun di Bioskop. Misalnya: Looney Tunes, Pink Panther, Tom and Jerry, Scooby Doo, Doraemon, Mulan, Lion King, Brother Bear, Spirit, dan banyak lagi. Meski yang populer kebanyakan film Disney, namun bukan Walt Disney sebagai bapak animasi kartun. Contoh lainnya adalah Felix The Cat, si kucing hitam. Umur si kucing itu sudah lumayan tua, dia diciptakan oleh Otto Messmer pada tahun 1919. Namun sayang, karena distribusi yang kurang baik, jadi kita sukar untuk menemukan film-filmnya. Bandingkan dengan Walt Disney yang sampai sekarang masih ada misalnya Snow White and The Seven Dwarfs (1937) dan Pinocchio (1940).

b. Animasi 3D (3 Dimensi)

Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatan Disney (Pixar Studio), maka berlombalombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Final Fantasy, Toy Story 2, Monster Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, Valian. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).

c. Animasi Tanah Liat (Clay Animation)

Kata orang, meskipun sekarang sudah jamannya Pizza dan Bistik, namun terkadang kita juga masih kangen dengan masakan tradisional seperti sayur asem. Ungkapan tersebut cocok buat animasi Clay Animation.

Jenis ini yang paling jarang kita dengar dan temukan diantara jenis lainnya. Padahal teknik animasi ini bukan termasuk teknik baru seperti pada saat Toy Story membuka era baru animasi 3D. Bahkan, boleh dibilang nenek moyangnya animasi. Karena animasi pertama dalam bentuk CIayAnimation. Meski namanya clay (tanah liat), yang dipakai bukanlah tanah liat biasa. Animasi ini memakai plasticin, bahan lentur seperti permen karet yang ditemukan pada tahun 1897. Tokoh-tokoh dalam animasi Clay dibuat dengan memakai rangka khusus untuk kerangka tubuhnya, lalu kerangka tersebut ditutup dengan plasficine sesuai bentuk tokoh yang ingin dibuat. Bagian-bagian tubuh kerangka ini, seperti kepala, tangan, kaki, disa dilepas dan dipasang lagi. Setelah tokoh-tokohnya siap, lalu difoto gerakan per gerakan. Foto-foto tersebut lalu digabung menjadi gambar yang bisa bergerak seperti yang kita tonton di film. Animasi Clay termasuk salah satu jenis dari Stop-motion picture. Film Animasi Clay Pertama dirilis bulan Februari 1908 berjudul, A Sculptors Welsh Rarebit Nightmare. Untuk beberapa waktu yang lalu juga, beredar film clay yang berjudul Chicken Run.

d. Animasi Jepang (Anime)

Film-film yang dibahas diatas adalah kebanyakan buatan Amerika dan Eropa. Namun, Jepang pun tak kalah soal animasi. Jepang sudah banyak memproduksi anime (sebutan untuk animasi Jepang). Berbeda dengan animasi Amerika, anime Jepang tidak semua diperuntukkan untuk anak-anak, bahkan ada yang khusus dewasa.

Bicara tentang anime, ada tokoh legendaris, yaitu Dr. Osamu Tezuka. Beliau menciptakan Tetsuwan Atom atau lebih dikenal dengan Astro Boy. Seperti film animasi Amerika atau Eropa, Anime juga terdiri dari beberapa jenis, tapi yang membedakan bukan cara pembuatannya, melainkan formatnya, yaitu serial televisi, OVA, dan film bioskop.
Software Pembuat Animasi

Di pasaran sekarang ini sudah banyak beredar softwarwe pembuat animasi, baik itu 2D atau 3D. Untuk lebih jelasnya perhatikan daftar dibawah ini yang disusun berdasarkan kriterianya.

Software Animasi 2 Dimensi:
Macromedia Flash, CoRETAS, Corel R.A.V.E., After Effects, Moho, CreaToon, ToonBoom, Autodesk Animaton (1990-an) dll

Software Animasi 3 Dimensi:
Maya, 3D Studio Max, Maxon Cinema 4 D, LightWave, Softlmage, Poser, Motion Builder, Hash Animation Master, Wings 3D, Carrara, Infini-D, Canoma d

Perkembangan Animasi Di Indonesia

Bagaimana dengan perkembangan Animasi di Indonesia sendiri? Pada tahun 1980-an, ada film animasi produk Indonesia yang jadi serial Televisi yaitu si Huma yang menjadi favorit anak-anak pada masa itu. Tahun 2004, merupakan sejarah bagi per-Animasian Indonesia dengan dibuatnya film cerita panjang animasi 3D pertama oleh Studio KasatMata Jogja bekerja sama dengan Kelompok Visi Anak Bangsa Pimp. Garin Nugroho, membuat film animasi 3D “Homeland” dengan sutradara Gangsar Waskito.

Semua Tentang Film The Avenger

the avenger merupakan Film Super Hero yang lagi heboh dan sedang tayang. Setelah lama menunggu akhirnya film Avenger ini diputar juga di Indonesia sejak semingguan yang lalu. Mengisahkan tentang sekumpulan pahlawan super Marvel ) yang bersatu dikumpulkan oleh S.H.I.E.L.D (Strategic Homeland Intervention Enforcement Logistics Division untuk melawan Loki yang bermaksud mengganggu Bumi, Film the avenger ini sangat layak untuk dijadikan bahan nonton bareng teman-teman atau keluarga .



Nah setelah kemarin saya sudah postingkan tentang Film Laris Terbaru Tahun 2012, yang salah satunya adalah fil The Avenger ini, berikut ini infoprofil pemain film the avenger yaitu semua sosok pahlawan super + musuh utama yang ada di Avenger yang didapat dari 21cineplex.com mungkin bisa menambah info seputar film ini.


Iron Man (Tony Stark) diperankan oleh Robert Downey Jr.

Tetap seperti karakter Iron Man, Tony Stark tidak pernah mundur menghadapi kejadian sesulit apapun. Awalnya, Tony Stark curiga dengan apa yang sedang dijalani oleh tim The Avengers, karena ia terbiasa single fighter. Namun, lambat laun Tony menyadari ia tidak selamanya bisa sendiri, The Avangers adalah sebuah tim, bagaimanapun 'kita' lebih baik daripada 'aku'.










Captain America (Steve Rogers) diperankan oleh Chris Evans.

Steve yang telah bertahun-tahun menghabiskan waktunya di Arctic, setelah misi terakhirnya menyelamatkan New York, kini harus kembali hidup ke dunia moderen. Sedikit gagap ia memahami dunia baru tersebut. Pada saat Nick Furry direktur S.H.I.E.L.D memanggilnya untuk membantu menyelamatkan dunia lagi, ia segera kembali menjadi Captain America. Level interkasinya lebih dalam di dalam The Avengers. Semuanya terasa lebih maju dari semua teknologi yang pernah ia lihat. Namun Steve terus mencoba menemukan pijakannya di dunia moderen.






Thor, The God of Thunder diperankan oleh Chris Hemsworth.

Thor adalah seorang pangeran arogan dari Asgard. Setelah kembalinya ke Asgard sebagai pahlawan,Thor harus kembali ke bumi sekali lagi untuk mencegah terjadinya malapetaka kosmik yang dibuat oleh Loki saudara laki-lakinya. Dengan bersenjata Njolnir, kapak legendaris berkekuatan dasyat, Thor ditarik bergabung dalam The Avengers. Thor mengerahkan kekuatannya untuk The Avangers karena misinya melawan kekuatan Loki, saudaranya yang selalu bertingkah. Thor di sini sangat berperan memberikan informasi personal tentang Loki karena Thor adalah saudara laki-lakinya.



The Hulk (Bruce Banner) diperankan oleh Mark Ruffalo.

Sebagaiaman kita ketahui, saat kondisi marah, Dr. Banner akan bertransformasi menjadi monster hijau yang kuat dan brutal. Karen ia takut kekuatannya akan merusak, Dr. Banner memilih untuk hidup tersembunyi. Bekerja menyembuhkan pasien dan menghindari orang-orang yang ingin memanfaatkan kekuatannya. Mengetahui kekuatan The Hulk ini, S.H.I.E.L.D memanggilnya untuk bergabung dalam The Avengers. Kekuatannya akan menjadi aset bagi tim The Avengers.





Hawkeye (Clint Barton) diperankan oleh Jeremy Renner.

Barton adalah penembak paling andal di dunia. Bersenjatakan panah mematikan, Hawkeye mampu memanah, dalam situasi terjepit dengan presisi yang tepat. Sesuai potensinya dalam menangani bencana global, Hawkeye rela memberikan kekuatannya untuk bergabung dalam The Avengers.









Black Widow (Natasha Romanoff) diperankan oleh Scarlett Johansson.

Black Widow adalah Agen S.H.I.E.L.D pengintai terhebat sedunia, yang juga pemilik skill pembunuh terhebat sedunia. Senjata andalannya berupa sengatan dan cluster bomb. Black Widow sangat piawai menggunakan senjatanya sebagaimana ia piawai menguasai beladiri. Pola pikirnya militeristik. Ia sangat loyal pada The Avengers karena memang ia harus loyal. Dengan pola pikir ini, ia bisa mengetahui peluang kebenaran dari kesalahan.





Nick Furry, The Director of S.H.I.E.L.D diperankan oleh Samuel J.Jackson.

Sebagai seorang pemimpin, Furry orang yang sangat peduli dengan kekuatan jahat yang akan memusnahkan bumi. Maka dari itu, Furry selalu ingin bertarung melawan kekuatan jahat tersebut. Dengan membentuk The Avengers, Furry yakin kekuatan jahat dapat dimusnahkan.









Loki diperankan oleh Tom Hiddleston.

Inilah tokoh yang akan menjadi musuh utama tim di film The Avengers. Setelah usahanya menggulingkan singgasana Asgard digagalkan oleh saudaranya Thor, Loki mundur dan bersembunyi untuk menyusun aksi balas dendam. Kali ini, bukan hanya menyerang Thor tapi untuk menyerang bumi. Loki kembali dengan rencana jahatnya ingin menaklukkan bumi dan tidak akan berhenti sampai visinya terwujud. Saat penyalahgunaan kekuasaan Loki mulai mengancam seluruh planet, inilah saatnya, The Avengers beraksi menghentikannya. Loki ingin lebih hebat dari apa yang dimilikinya sekarang. Baginya, ia adalah seorang dewa, maka ia lebih kuat dari seluruh manusia

sekian ulasan agak panjang tentang film the avenger

sumber : http://www.ww.web.id/2012/05/film-avenger-profil-pemeran-tokoh-di.html


TAMBAHAN :
BAGI YANG INGIN MENDOWNLOAD FILMNYA ATAU MEMBACA TENTANG FILM THE AVENGER BISA BERKUNJUNG KE SINI

Film Hollywood Terbaru

Film Hollywood Terbaru - Tahun ini, musim panas kembali diwarnai dengan sejumlah film-film yang tak kalah seru dan diprediksi bakal merajai box office. Dilansir laman The Wrap, berikut adalah 10 film musim panas paling ditunggu:




berikut daftar Film Hollywood Terbaru
1. Abraham Lincoln: Vampire Hunter

Film Abraham Lincoln: Vampire Hunter diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Seth Grahame-Smith. Seperti kisah di novel, film ini juga menceritakan rencana Presiden AS ke-16, Abraham Lincoln membasmi vampir.

Abraham Lincoln: Vampire Hunter disutradarai Timur Bekmambetov yang pernah membesut film Wanted pada 2008 lalu. Adapun peran Abraham Lincoln dipercayakan kepada aktor Benjamin Walker.

2. Brave

Pixar Animation Studios kembali hadir lewat film animasi berjudul Brave. Film ini mengangkat kisah tentang seorang putri kerajaan bernama Princess Merida. Untuk mencabut kutukan, sang putri harus mengandalkan kemampuan memanahnya.

3. The Dark Knight Rises

Sutradara Christopher Nolan akhirnya berhasil merampungkan pembuatan film trilogi Batman. Dalam sekuel ketiga berjudul The Dark Knight Rises ini, sang superhero harus menghadapi lawan tangguh seperti Bane, yang diperankan Tom Hardy, dan Catwoman yang diperankan Anne Hathaway.

4. Men in Black 3

Aktor Will Smith kembali hadir di layar lebar setelah absen selama empat tahun. Masih beperan sebagai Agent J, Smith akan berpetualang ke masa lalu, tepatnya tahun 1960-an lewat sekuel Men in Black 3.

5. Prometheus

Setelah sukses dengan film Alien di tahun 1979, sutradara Ridley Scott kembali menggarap film bertema makhluk luar angkasa dalam judul Prometheus. Film tersebut mengisahkan perjalanan sebuah tim ilmuwan dalam menyusuri alam semesta dengan menggunakan pesawat ruang angkasa.


Lanjut ya Film Hollywood Terbaru
6. Dark Shadows

Aktor Johnny Depp kembali bekerjasama dengan sutradara Tim Burton untuk ke-8 kalinya. Kali ini, Depp bermain dalam film garapan Burton berjudul Dark Shadows yang diangkat dari serial televisi tahun 1960-an.

7. Snow White and The Huntsman

Rumah produksi Universal memperbaharui kisah dongeng Putri Salju dan mengubahnya menjadi seorang putri ksatria. Peran Putri Salju yang perkasa itupun dipercayakan kepada bintang film Twilight, Kristen Stewart.

Dengan tampilan set yang epik serta didukung bintang-bintang tenar, film Snow White and The Huntsman diharapkan bisa mengalahkan Mirror Mirror, film yang juga mengisahkan tentang Putri Salju.

8. Ted

Pencipta serial animasi Family Guy, Seth MacFarlane membawa selera humor khasnya ke dalam film layar lebar berjudul Ted. Film yang dibintangi Mark Wahlberg dan Mila Kunis ini menceritakan seorang pria yang harus tinggal bersama dengan boneka teddy bear hidup.

9. The Amazing Spider-Man

Film Spiderman hadir dengan sutradara (Marc Webb) dan juga pemeran baru (Andrew Garfield serta Emma Stone). Meski pergantian sutradara dan pemain cukup riskan, namun film yang dikemas dalam format 3D ini diharapkan bsa memberikan pengalaman berbeda.

10. The Avengers

The Incredible Hulk (2008), Iron Man (2010), Captain America (2011) dan Thor (2011) menggabungkan kekuatan dalam The Avengers. Iron Man dan Black Widow masih diperankan oleh Robert Downey, Jr. dan Scarlett Johanson. Begitu juga dengan Captain America dan Thor yang diperankan oleh Chris Evans dan Chris Hemsworth.

Sementara dalam The Incredible Hulk akan ada pergantian pemain yang kini diambil alih Mark Rufallo. Pertempuran sengit dan efek computer-generated imagery (CGI) akan mewarnai film yang diangkat dari komik Marvel ini.

Film Box office terlaris 2012

Film Box office terlaris 2012 - Mau tahu film Box Office yang paling laris sepanjang masa ? berikut ini daftar 10 film Box Office terlaris sepanjang masa yang berhasil mengantongi uang miliaran dollar AS. Tiga film yang masuk daftar ini yaitu film Transformers: Dark of the Moon, Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 maupun Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides masih bisa menambah pundi-pundi masing-masing karena masih diputar di bioskop-bioskop dunia. Penasaran apa saja filmnya ? Silakan simak 10 film box office terlaris sepanjang masa:Film Box office terlaris 2012
1. Avatar (2,7 miliar dollar AS)


2. Titanic (1,8 miliar dollar AS)


3. The Lord of the Rings: The Return of the King (1,1 miliar dollar AS)


4. Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest (1,06 miliar dollar AS)Film Box office terlaris 2012


5. Toy Story 3 (1,06 miliar dollar AS)


6. Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (1,02 miliar dollar AS)


7. Alice in Wonderland (1,02 miliar dollar AS)


8. Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 (1,01 miliar dollar AS)


9. Transformers: Dark of the Moon (1 miliar dollar AS)


10. The Dark Knight (1 miliar dollar AS)


Film Box office terlaris 2012